Tentang Dandelion


Randa Tapak atau Dandelion adalah bagian dari Taraxacum, sebuah genus besar dalam keluarga Asteraceae. Nama Randa Tapak sendiri biasa digunakan untuk merujuk kepada sebuah tumbuhan yang memiliki "bunga" yang memiliki "bunga-bunga" kecil yang terbang ditiup angin. Asal asli dari tumbuhan ini adalah Eropa dan Asia, namun sudah menyebar ke segala tempat. Yang disebut sebagai bunga dari tumbuhan ini menjadi semacam jam hayati yang secara teratur melepaskan banyak bijinya. Biji-biji ini sesungguhnya adalah buahnya. (http://id.wikipedia.org/wiki/Randa_Tapak)
Sejak dulu aku suka memperhatikan hujan, bunga, matahari, air, daun, pohon, awan, langit, jendela, angin, burung-burung kecil,rumput, apa saja yang terlihat. Mereka bisa memberikan banyak inspirasi. Tapi sebelumnya aku tidak pernah menyukai satu jenis bunga secara spesifik, sampai suatu ketika aku bertemu dengannya, dia yang menceritakan keindahan bunga-bunga.

Ketika itu aku ingin menjadi bunga.
Aku berpikir, bunga apa yang sangat istimewa dan tidak biasa?
Agak random juga saat akhirnya aku ingat sebuah cerita bergambar yang dulu kubaca saat aku kecil, tentang para kurcaci yang mengecilkan tubuhnya, dan kemudian bermain parasut terbang dengan menggunakan biji bunga bernama dandelion. Dan dandelion pun membuatku jatuh cinta ketika aku mencari tahu lebih banyak tentangnya.
Apa yang tidak istimewa dari bunga rumput kecil berwarna putih ini?


Dia memang hanya rumput, tumbuh di mana saja, dekat ilalang ataupun di tanah kosong yang terabaikan. Tapi karena itulah dia jadi terlihat begitu kuat meskipun tampak rapuh. Dia tidak butuh pot bunga indah di flat mewah dengan jadwal teratur untuk disirami. Dia hanya berkawan dengan hujan, hidup dari bumi tempatnya berpijak, mencukupkan diri dengan nikmat Tuhannya.
Ketika waktunya tiba, dia melepaskan biji-bijinya untuk terbang bebas bersama angin, menantang udara dan mencari tempat berpijak yang baru, tempat yang tidak diketahui. Tapi dia tidak pernah takut. Di mana dia jatuh, di sanalah dia tumbuh. Begitu seterusnya.
Aku tidak akan banyak berfilosofi tentang makna bunga dandelion. Setiap orang punya penafsirannya sendiri-sendiri. Aku hanya jatuh cinta padanya, dengan beberapa alasan bahwa dia begitu istimewa, namun tetap sederhana.

Kampus-Beringin 17, 14 Juni 2012

Comments

Popular Posts